diposkan pada : 08-02-2018 01:17:03 Koko Tasik PERBEDAAN RESELLER DAN DROPSHIPER 1. RESELLER : Reseller adalah pelaku bisnis atau orang yang menjual kembali produk maupun jasa dari Supplier, produsen atau reseller yang lainnya. Lain halnya dengan dropshiper, Reseller harus mempunyai persediaan stok atau persediaan barang yang akan mereka pasarkan. Jadi Reseller diharuskan membeli dulu produk yang ingin dijual sebagai stock. Perbedaannya..? Sekilas Dropship  hampir sama dengan Reseller, perbedaannya secara umum ada pada stock barang. Reseller harus menyetok barang dagangannya, sedangkan Dropshiper tidak melakukan stock barang. Dropshiper hanya memamerkan gambar kepada calon pembeli. Sehingga jika ada yang mau membelinya maka barang dikirimkannya dari supplier ke konsumen langsung, namun atas nama si dropshipper. Itu untuk menjaga supaya si konsumen tidak malah lari ke supplier utama apabila ingin membeli ulang. Tentunya ada untung ruginya dari kedua system tersebut. Mari kita Bahas satu persatu.  Keuntungan Reseller :     Bebas menentukan harga jual sendiri     Mudah dalam menawarkan barang secara langsung karena bisa memperlihatkan produknya     Bebas menjual secara langsung maupun melalui Website Toko Online     Bisa mengelola stok dan mengecek ketersediaan barang yang dijualnya     memiliki product knowledge yang baik, karena memiliki produk fisiknya     Minim kesalahan dan resiko kerugiannya bisa di kelola sendiri  Kekurangan Reseller :     Harus memiliki modal yang cukup untuk stock barang     Memiliki resiko jika produk tidak laku / tidak terjual     Masih direpotkan dengan proses packaging dan pengiriman     Menanggung kerugian jika ada barang yang tidak laku atau stock yang ketinggalan jaman 2. Sistem Dropship Dropship adalah sebuah sistem yang paling banyak diminati saat ini. Saking mudahnya, banyak bermunculan pelaku bisnis Online Shop dadakan dengan sistem dropship ini. Sistem ini nyaris tanpa modal, hanya mengandalkan pemasaran menggunakan BBM, Facebook, Twitter, instagram, dan sosmed lainnya. Kalau dalam dunia Internet Marketing, ini adalah sistem affiliate. Dropship merupakan alternatif pertama bagi mereka yang ingin terjun ke dunia bisnis Online Shop, namun belum bisa menghasilkan produk atau barang dagangan sendiri, dan untuk meminimalisir kerugian akibat stock yang belum terjual. Dengan Dropship, pelaku bisnis toko online atau penjual tidak perlu menyimpan stok barang banyak, karena saat mendapatkan orderan dari konsumen maka penjual langsung meneruskan orderan dan detail pengiriman kepada produsen, distributor atau supplier yang di ajak bekerja sama. Sistem Dropship juga bisa meminta pihak supplier untuk mengirimkan barang/ orderan ke konsumen Anda dengan mencantumkan nama, alamat, No. HP Anda/ Online Shop Anda sebagai pihak pengirim. Keuntungan dropshiper :     Tanpa modal untuk memulai usaha     Tidak perlu melakukan stock barang     Tidak perlu memikirkan tentang produksi produk ataupun quality control     Tidak dibingungkan dengan proses packaging ataupun pengiriman barang     Hanya fokus memasarkan produk saja.     Cukup pajang foto produk-produk dari supplier di FB, Twitter, BBM, dll     Hemat tenaga dan waktu.     Tidak rugi kalau ada barang yang tidak laku atau stock yang ketinggalan jaman.  Kerugian dropshipper :     Tidak tahu stock yang ready apa saja (untuk data stok kami ada di web)     Kadang tidak memiliki product knowledge yang baik, karena tidak memiliki produknya     Tidak bisa Promosi secara langsung karena tidak memiliki produk fisiknya     Tidak punya kendali penuh terhadap stock     Kita tidak tahu apakah produk jenis tersebut seperti apa, kondisi sebenarnya seperti apa, apakah cacat atau tidak     Tidak jarang juga ada calon pembeli yang ingin difotokan langsung dulu produknya. Karena mereka sadar bahwa foto yang di pajang itu foto yang sudah di bookmark Online    Shop tertentu     Sering terjadi ada kesalahan, misal: ukuran salah, salah jenis barang, salah alamat dan kesalahan yang lain (Kami minimalisir dengan keterangan lengkap) Setiap jenis usaha pasti ada resiko untung atau ruginya. Tinggal pilih mana yang cocok untuk kita, dan keberanian untuk memulainya.
Artikel lainnya »